Fenomena Kelas Online Dalam Membentuk Pemahaman Tinjauan Hermeneutika Filosofis Gadamer

 Oleh:Tomon Haryo Wirosobo

            PENDAHULUAN

Pandemi covid 19 yang melanda dunia membuat masyarakat harus mengubah alur kehidupannya untuk tetap bisa mendefinisikan tujuan hidup. Perubahan-perubahan itu terjadi dari berbagai bentuk aspek kehidupan manusia salah satu nya aspek pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara daring atau online. Indonesia sebagai sebuah Negara yang besar tentunya menemui tantangan baru dalam menjawab dan melaksanaan pembelajaran secara online ini sehingga bentuk pemahaman yang diterima secara tatap muka dan secara daring tidak menemukan membedakan dalam artian tidak mengalami kemunduran.

Tantangan pembelajaran dalam masa covid 19 ini memaksa manusia untuk menyaksikan kenyataan bahwa perubahan besar telah terjadi dalam keadaan nyata. Perubahan-perubahan dalam bidang pembelajaran ini mengharuskan manusia untuk mempersiapkan diri dengan merespon secara tepat dalam bentuk tindakan untuk menyesuaikan diri dengan keaadan baru yaitu pembelajaran secara online.

Ilmu pengetahuan sebagai hal penting dalam kehidupan manusia yang mempengaruhi setiap aspek kehidupan manusia maka untuk merespon fenomena kelas online yang terjadi di masa pandemi ini, bagaimana fenomena ini membentuk pemahaman manusia zaman modern ini. Hal demikian ini akan kita dilihat berdasarkan hermeneutika filosofis Gadamer.

           

            PEMBAHASAN

Setelah pandemic melanda dunia, kelas online menjadi istilah yang popular dikalangan pelajar maupun mahasiswa. Aplikasi yang digunakan sebagai media dalam pembelajaran kelas online ini saangat beragam, mulai dari google classroom, zoom metting dan lain sebagainya. Dalam proses pelaksanaan kelas online ini seorang guru menjelaskan sebuah materi pembelajaran dalam kelas online dengan cara video call. Hal ini tentu menjadi fenomena yang sangat baru yang di alami baik oleh guru seagai penyampai pesan ilmu pengetahuan maupun murid sebagai penerima pengetahuan dalam melahirkan sebuah pemahaman.

Setelah beberapa tahun terakhr ini media pembelajaran online berlangsung maka dalam rangka meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan dan teknolgi menjadi persoalan bersama yang harus kita selesaikan demi menjaga dan meningkatkan kualitas ilmu pengetahuan yang sudah ada sebelumnya. Pada hakikatnya proses pembelajaran secara online ini membutuhkan ketelitian dan keseriusan yang lebih bagi seorang guru dalam menyampaikan sebuah pengetahuan begitu juga bagi murid-murid yang nantinya kan menerima pengetahuan sebagai sumber bagi pemahaman mereka.

Gadamer merupakan salah seorang filsuf yang menggagas teori hermeneutika yang berbicara tentang pemahaman manusia. Gadamer lahir pada tahun 1900 di Jerman, dan meninggal pada tahun 2002. Gadamer ini hidup dalam lingkungan dan keluarga yang saintis dan agamawan. Tentang pemikiran yang paling sentral dalam hermeneutika Gadamer bahwa ia menyumbang untuk peralihan hermeneutik di dalam filsafat dan ilmu-ilmu kemanusiaan yang bergerak melampuai langsung imajinasinya.

Gadamer dikenal sebagai seorang penulis kontemporer dalam bidang hermeneutika lewat karya monumentalnya Wahrheit and Methode: Grundzuge einer Philosophischen Hermeneutik. ( kebenaran dan metode: sebuah hermeneutika filosofis menurut garis besarnya). Buku ini terbit pertama kali pada tahun 1960 dalam bahasa jerman. Pada tahun 1965 diterbitkan cetakan kedua, tahun 1972 dilakukan cetakan ketiga.  Gadamer dikenal sebagai penulis yang produktif yang melahirkan banyak karya baik berupa artikel, buku maupun makalah yang disampaikan melalui seminar seminar.

Bagi Gadamer, manusia disebut manusia kalau dia memahami, beraktivitas kognitif, berpikir, jika hal demikian tidak ada dalam diri dan kehidupan mansuia maka bagi Gadamer manusia tersebut tidak bisa disebut sebagai manusia. Menjadi manusia yang eksis adalah salah satu aspek penting dalam menjadi manusia. Proses pengetahuan yang dilakukan manusia adalah proses dari tidak mengetahui kepada mengetahui berdasarkan realitas yang ada. Juga dari pengetahuan yang lama kepada pengetahuan yang baru untuk kemudian memperbaharui data atau pemahaman yang disebut pra-undersanding.

Gadamer menyatakan bahwa pemhaman dapat diperoleh justru karena objek yang hendak dipahami dan objek yang hendak dipahami adlah dua hal yang saling terkait. Dengan kata lain, keduanya menjadi proses pemahaman hal ini karena keduanya berada dalam aktivitas dan hubungan yang saling terkait. Baik objek yang akan dipahami maupun subjek pemhaman adalah bagian dari suatu tradisi yang terbentuk dalam kontinuitas yang membentuk prasangka dan menjadi syarat pemahaman.

Gadamer juga mengatakan bahwa pemahaman lahir dari proses dialog. Pemahaman yang lahir dari proses dialog ini adalah usaha untuk mengatasi keasingan dengan melangsungkan sebuah pembicaraan. Usaha pemahama ini dalam sebuah hubungan yang membentuk pengalaman. Pengalaman ini mempunyai ciri khas yang diistilah dengan keterbukaan kepada tradisi yang dipengaruhi oleh kesadaran. Gamader kemudian sampai pada kesimpulan bahwa dalam menganalisis stuktur logis dari keterbukaan itu yang ditemukan dalam hubungan diaklektis antara pertanyaan dan jawaban di mana bahasa menjadi media utama nya.

Gadamer berpendapat stuktur pertanyaan secara tersirat ada dalam setiap pengalaman. Ketika kita tidak memiliki pengalaman maka tidak akan bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Alasannya adalah karena di dalam setiap pertanyaan ada usaha untuk memahami, oleh karena itu pertanyaan menjadi penting dalam usaha untuk mencapai pemahaman.

Adapun fenomena kelas online di masa pandemic dalam membentuk pemahaman menurut gamader  adalah sebuah proses dialog antara seorang guru dan murid. Dialog yang berlangsung di kelas online ini jika dilakukan secara aktif oleh guru dan murid maka akan melahirkan sebuah pemahaman-pemahaman baru. Hal demikian bisa tercapai ketika seorang guru mampu dengan maksimal membangkitkan imajinasi murid-murid untuk kemudian mempertanyakan segala seusatu yang berkaitan dengan pembelajaran yang dilakukan, keaktifan dari murid-murid ini bagi gamader menentukan hasil dari pemahaman yang akan diperoleh.

 

No comments:

Silahkan masukan kritik dan saran untuk penulis dengan kata-kata yang santun ya

Powered by Blogger.